Tuesday, 1 July 2014

Negeri Penuh Berkah : Oh, Palestina...!

 Ahad, 29 Juni 2014 Bumi Mungkid Magelang telah didatangi oleh seorang Syaikh dari bumi yang diberkahi oleh Allah SWT dengan rahmatNya Palestina. Bumi para nabi. Bumi dimana Musa AS berdialog secara langsung dengan Allah SWT. Bumi dimana Nabi Muhammad SAW diberjalankan ke Sidrotul Muntaha dan mendapatkan perintah Sholat untuk pertama kali. Bumi dimana terdapat masjid Al Aqsha yang menjadi kiblat pertama kali umat Islam. Bumi tersebut adalah Palestina. Sekarang tanah yang penuh berkah memanggil uluran tangan umat Islam, do'a-do'a umat Islam dan Jihad Umat Islam untuk memerdekakannya dari tangan Israel.

Kedatangan Syaikh Ahmad Siyam tersebut tidak lain adalah untuk memberikan penyadaran bahwa betapa pentingnya Palestina bagi umat Islam di dunia. Selain alasan keberkahan yang ada padanya, tidak kah hati kita sebagai bangsa Indonesia menjerit melihat perlakuan bangsa Israel terhadap bangsa Palestina. Apakah kita lupa dengan undang-undang dasar kita? Apakah kita lupa dengan perjuangan nenek moyang kita? Apakah kita lupa dengan sumbangsih yang diberikan Palestina di awal kemerdekaan Indonesia?

Ya, mungkin kita lupa. Lupa karena adanya segala kemudahan yang sudah kita dapatkan sehingga kita terlalu egois, mementingkan diri sendiri. Segeralah bangkit...! sambutlah panggilannya!

Beliau berpesan kepada KITA (Pemuda Indonesia), bahwa jika Engkau ingin membantu Palestina maka :
1. Segeralah lulus dari sekolah, raih pendidikan setinggi-tingginya dan pelajari ilmu sebanyak-banyaknya.
    Bangsa Israel terlalu takut kepada umat Islam. Nabi pernah berpesan kepada kita :
    "Jika Engkau menginginkan Dunia maka kuncinya adalah ilmu, jika Engkau menginginkan Akhirat maka kuncinya adalah ilmu, dan jika Engkau menginginkan keduanya maka kuncinya adalah ilmu".
   Anak-anak di Palestina tetap sekolah walau gedung mereka sudah tidak berupa gedung. Anak-anak palestina tetap sekolah walau sangat kurang akan listrik.Anak-anak Palestina tetap sekolah walau mereka hanya sarapan dengan makanan yang sedikit.
KITA? seharusnya kita lebih bisa dari mereka!

2. Mengaspirasikan melalui tulisan.
    Memberikan penyadaran melalui segala bidang harus dilakukan. Salah satu bidang penyadaran adalah melalui tulisan. Kita dapat menulis dalam bentuk buku teks, artikel, novel, menulis di dunia Cyber melalui facebook, twitter, instagram, blog, dan lain-lain.

3. Mengaspirasikan melalui lisan.
    Pencerdasan yang berikutnya adalah melaui lisan. Tidak semua orang akrab dengan aktivitas membaca. oleh karena itu, penyadaran melalui lisan juga diperlukan. Kepada tetangga, orang tua, teman-teman yang sibuk dan lain sebagainya.

4. Mengaspirasikan dengan tindakan.
  Bagi yang memiliki kekuasaan dalam genggamannya dapat membantu dengan tindakan/ kebijakan yang dipilihnya. Atau bagi yang tidak memiliki kekuasaan, paling tidak memiliki azzam dan niatan untuk bisa ikut serta dalam jihad di Palestina.

5. Membantu dengan harta/barang.
  Mengingat kondisi saudara kita di belahan bumi Palestina sangat memprihatinkan maka donasi dalam bentuk pangan, pakaian juga sangat diperlukan. Bantuan dapat disalurkan melalui  lembaga-lembaga diantaranya KNRP (Komite Nasional,untuk Rakyat Palestina), Sahabat Al Aqsha, PKPU dan lain-lain.
Jika belum dapat menyumbangkan harta maka paling tidak kita juga ikut memboikot produk-produk bangsa Israel (Yahudi)

6. Mendo'akan.
  Walaupun do'a adalah selemah-lemah iman, do'a sangat berperan dalam keberhasilan sesuatu. Bahkan Allah,SWT meminta kita untuk berdo'a kepadaNya. 


Fisika yang disebut angker ternyata mudah dan fenomenanya banyak kita temukan di sekitar kita

0 comments:

Post a Comment